Politeknik Bosowa terus memperluas jejaring pendidikan dengan menggandeng sekolah menengah atas di Sulawesi Selatan. Salah satunya melalui kegiatan audiensi bersama SMA Negeri 8 Maros yang berlangsung hangat dan interaktif, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ajang memperkenalkan konsep pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada praktik lapangan, pengembangan keterampilan, hingga pengalaman pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pemaparannya, tim Politeknik Bosowa menjelaskan berbagai program studi unggulan, sistem pembelajaran berbasis industri, serta peluang karier yang terbuka luas bagi lulusan.
Antusiasme siswa terlihat saat pihak kampus memaparkan kesempatan magang luar negeri yang menjadi salah satu program unggulan Politeknik Bosowa. Kampus tersebut diketahui telah menjalin kerja sama dengan sejumlah negara, seperti Taiwan dan Malaysia.
Program itu memberi peluang bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman kerja di lingkungan internasional sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa asing dan adaptasi budaya.
Direktur Politeknik Bosowa, Dr Isminarti, mengatakan sinergi dengan sekolah menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja.
“Kami ingin membuka peluang seluas-luasnya bagi siswa SMA Negeri 8 Maros untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas. Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman sosial dan kemampuan kepemimpinan melalui program pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa. Melalui program tersebut, mahasiswa didorong turun langsung membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lapangan.
Selain memperkuat soft skill, kegiatan itu juga menjadi wadah mahasiswa mengasah kemampuan komunikasi, kerja tim, dan kepemimpinan.
Dalam audiensi tersebut, pihak kampus turut menjelaskan berbagai keuntungan yang bisa diperoleh mahasiswa, mulai dari kurikulum berbasis industri, kesempatan magang di perusahaan nasional dan internasional, hingga dukungan pengembangan karier.
Tak hanya itu, mahasiswa juga mendapat pendampingan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada siswa mengenai pilihan pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan industri modern.
Melalui kolaborasi bersama SMA Negeri 8 Maros, Politeknik Bosowa optimistis dapat mencetak generasi muda yang kompetitif, berdaya saing global, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.



