Peluang untuk terjun langsung ke dunia industri semakin terbuka bagi mahasiswa dan alumni Politeknik Bosowa (Poltekbos). Melalui kunjungan PT Hijau Bumi Indonesia ke Kampus Poltekbos, Rabu (28/01/26), terbuka peluang kerja sama yang mengarah pada program magang hingga rekrutmen lulusan.
Kunjungan yang dihadiri Head of Operation and Human Resources PT Hijau Bumi Indonesia, Stevanus Tata Holokoten, menjadi momentum penting bagi mahasiswa dan alumni Poltekbos yang tengah bersiap memasuki dunia kerja. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas peluang kolaborasi yang dapat memberi akses langsung ke industri.
Mahasiswa Poltekbos berpotensi mendapatkan tempat magang yang relevan dengan bidang keahlian mereka, sementara alumni memiliki kesempatan lebih besar untuk direkrut oleh perusahaan yang bergerak di sektor industri berkelanjutan tersebut.
Kepala Pusat Pengembangan Karir dan Kerjasama (P2K2) Poltekbos, Nila Sartika Achmadi, S.M.B., M.M, menyebutkan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus membuka jalur karier yang lebih luas bagi lulusan.
“Melalui kerja sama dengan mitra industri seperti PT Hijau Bumi Indonesia, mahasiswa dan alumni Poltekbos tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga peluang nyata untuk masuk ke dunia kerja,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengalaman magang di perusahaan mitra akan memperkuat kesiapan mahasiswa, baik dari sisi keterampilan teknis maupun soft skill, sehingga lebih mudah beradaptasi saat terjun ke dunia profesional.
Sementara itu, dari sisi perusahaan, Stevanus Tata Holokoten melihat mahasiswa dan alumni Poltekbos sebagai sumber daya potensial yang siap dikembangkan.
“Kami membuka peluang bagi lulusan Poltekbos untuk bergabung dan berkembang bersama perusahaan. Kami percaya mereka memiliki dasar keterampilan yang kuat untuk masuk ke dunia industri,” ujarnya.
Dengan adanya penjajakan kerja sama ini, mahasiswa dan alumni Poltekbos kini memiliki harapan baru untuk mendapatkan akses lebih dekat ke dunia kerja, sejalan dengan semangat pendidikan vokasi yang menekankan kesiapan lulusan menghadapi tantangan industri.



