Ketegangan dan gelak tawa bercampur menjadi satu dalam lomba Uno Balok yang digelar Politeknik Bosowa pada rangkaian Dies Natalis ke-13 kampus tersebut.
Permainan sederhana namun penuh tantangan ini sukses mencuri perhatian seluruh peserta dan penonton karena menghadirkan suasana tegang di setiap giliran permainan.
Dalam lomba tersebut, peserta harus menarik balok satu per satu dari susunan menara tanpa membuatnya roboh. Semakin tinggi susunan balok, permainan semakin menegangkan karena peserta dituntut lebih fokus dan berhati-hati.
Sorakan penonton langsung pecah setiap kali peserta berhasil menarik balok dalam posisi sulit.
Namun suasana berubah riuh ketika susunan balok tiba-tiba roboh dan membuat seluruh arena dipenuhi gelak tawa.
Tidak sedikit peserta yang terlihat gugup sebelum menentukan balok mana yang akan diambil. Beberapa bahkan harus berkali-kali mengubah pilihan karena takut menara runtuh.
Menariknya, permainan Uno Balok bukan hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi juga membutuhkan strategi, ketelitian, dan ketenangan saat bermain.
Panitia Dies Natalis Politeknik Bosowa mengatakan permainan tersebut dipilih karena mampu menghadirkan suasana santai namun tetap menantang bagi seluruh peserta.
“Permainan ini sederhana, tetapi bisa membangun interaksi dan menghadirkan keseruan bersama. Semua peserta ikut merasakan tegangnya permainan,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Mahasiswa yang mengikuti perlombaan mengaku tertantang karena permainan membutuhkan konsentrasi penuh hingga akhir pertandingan.
Menurut mereka, Uno Balok menjadi salah satu lomba paling seru karena suasananya bisa berubah dari tegang menjadi penuh tawa hanya dalam hitungan detik.
Rangkaian Dies Natalis ke-13 Politeknik Bosowa sendiri menghadirkan berbagai kegiatan hiburan, olahraga, dan permainan kreatif yang melibatkan seluruh sivitas akademika.
Melalui kegiatan tersebut, Politeknik Bosowa berharap suasana kebersamaan dan kekompakan terus tumbuh di lingkungan kampus.



