Bagi sebagian mahasiswa, belajar perpajakan mungkin identik dengan angka, laporan, dan aturan yang rumit. Namun berbeda bagi mahasiswa Program Studi Perpajakan Politeknik Bosowa.
Melalui kolaborasi bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP), mahasiswa kini memiliki kesempatan lebih luas untuk merasakan langsung pengalaman di dunia kerja sekaligus memahami pentingnya peran pajak dalam kehidupan masyarakat.
Komitmen itu kembali ditegaskan Politeknik Bosowa melalui penguatan sinergi dengan DJP, Rabu (15/4/2026), sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan vokasi yang lebih dekat dengan kebutuhan industri dan dunia profesional.
Lewat program tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga dilibatkan dalam edukasi perpajakan, praktik industri, hingga kegiatan peningkatan kesadaran pajak di tengah masyarakat.
Bagi mahasiswa, pengalaman turun langsung ke lapangan menjadi hal yang berharga karena mereka dapat memahami bagaimana sistem perpajakan berjalan secara nyata.
Direktur Politeknik Bosowa, Dr Isminarti, mengatakan pihak kampus ingin mahasiswa memiliki pengalaman belajar yang lebih luas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dan integritas yang kuat saat nantinya terjun ke dunia profesional,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program-program DJP juga menjadi sarana untuk membangun rasa tanggung jawab dan kesadaran pajak sejak dini.
Selain memperkuat kompetensi akademik, mahasiswa juga mendapat kesempatan belajar langsung dari praktisi perpajakan dan memahami dinamika kerja di lapangan.
Suasana pembelajaran yang lebih dekat dengan dunia industri diharapkan mampu membuat mahasiswa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan kerja setelah lulus.
Politeknik Bosowa menilai pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman menjadi salah satu cara efektif dalam mencetak lulusan vokasi yang profesional dan berdaya saing.
Melalui sinergi tersebut, kampus berharap mahasiswa tidak hanya tumbuh sebagai lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional melalui sektor perpajakan.



