Resmi Dilantik, Direktur Poltekbos Target Tingkatkan Jumlah Mahasiswa hingga Lahirkan Guru Besar
March 31, 2026
Di Tangan Direktur Baru, Poltekbos Siap Jadi Mitra Strategis CSR Industri
March 31, 2026

Dari Mahasiswa hingga Riset, Ini Fokus Baru Direktur Poltekbos Periode 2026–2031

Pergantian pucuk pimpinan di Politeknik Bosowa (Poltekbos) membawa arah baru bagi pengembangan kampus vokasi tersebut. Di bawah kepemimpinan Dr. Ir. Isminarti, S.T., M.T., sejumlah target strategis langsung disiapkan untuk periode 2026–2031.

Usai resmi dilantik oleh Rektor Unibos Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si. di Balai Sidang 45 Kampus Unibos, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (9/3), Isminarti menegaskan fokus utamanya tidak hanya pada peningkatan jumlah mahasiswa, tetapi juga kualitas kampus secara menyeluruh.

Menurutnya, peningkatan mutu penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi salah satu prioritas utama yang akan terus didorong ke depan.

“Targetnya bukan hanya bertambah mahasiswa baru, tetapi juga peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian, bukan sekadar kuantitas,” ujarnya.

Tak hanya itu, Isminarti juga menaruh perhatian besar pada pengembangan karier dosen. Ia menargetkan peningkatan jabatan fungsional hingga Lektor Kepala, bahkan membuka peluang hadirnya guru besar dari Poltekbos.

“Insyaallah tahun ini lektor kepala menjadi target kita, kemudian ke depan jabatan profesor juga akan ada di Poltekbos,” jelasnya.

Dari sisi kemahasiswaan, berbagai kegiatan akan kembali diaktifkan secara lebih intens. Strategi ini dinilai efektif dalam menarik minat calon mahasiswa, terutama melalui pendekatan langsung ke sekolah-sekolah.

Poltekbos, kata dia, tidak ingin sekadar melakukan sosialisasi, tetapi juga memberikan pelatihan yang berdampak nyata bagi siswa dan guru.

“Kita harus memberikan sesuatu ke sekolah, bukan hanya sosialisasi biasa. Ada pelatihan untuk siswa dan guru, sehingga ada dampak langsung yang dirasakan, dan itu juga berdampak bagi kampus,” ungkapnya.

Di sisi lain, inovasi tetap menjadi kekuatan utama Poltekbos. Sejumlah program riset bahkan telah memasuki tahap hilirisasi dan dimanfaatkan oleh perusahaan.

Isminarti menegaskan, ke depan unit produksi dan jasa kampus akan terus diperkuat sebagai bagian dari pengembangan institusi.

“Tahun ini target kami pusat produksi dan jasa di Poltekbos bisa meningkat hingga 40 persen,” tegasnya.

Ia juga membuka peluang lebih luas terhadap kerja sama dengan perusahaan, khususnya dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), yang dinilai mampu mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dan dosen.

Dengan berbagai target tersebut, kepemimpinan baru di Poltekbos diharapkan mampu menghadirkan perubahan signifikan, tidak hanya dalam jumlah mahasiswa, tetapi juga kualitas lulusan, riset, hingga kontribusi nyata bagi dunia industri dan masyarakat.