Mahasiswa Program Studi Perpajakan Politeknik Bosowa (Poltekbos) mengikuti pelatihan penggunaan sistem Coretaxsebagai upaya meningkatkan kompetensi di bidang administrasi dan teknologi perpajakan. Kegiatan ini berlangsung di kampus Politeknik Bosowa dan diikuti oleh puluhan mahasiswa yang dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja di era digitalisasi pajak.
Pelatihan ini difokuskan pada pengenalan dan praktik langsung penggunaan Coretax, sistem inti administrasi perpajakan yang dikembangkan Direktorat Jenderal Pajak untuk mendukung proses pelaporan, pengawasan, dan pelayanan perpajakan secara terintegrasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pemahaman teknis mulai dari input data wajib pajak hingga simulasi pelaporan pajak berbasis sistem.
Ketua Tax Center Politeknik Bosowa, Veronika Sari Den Ka, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam menjembatani teori yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.
“Pelatihan Coretax ini sangat penting agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep perpajakan, tetapi juga mampu mengoperasikan sistem yang saat ini dan ke depan akan digunakan oleh otoritas pajak. Kami ingin lulusan Poltekbos benar-benar siap terjun ke dunia kerja,” ujar Veronika.
Ia juga menambahkan bahwa penguasaan teknologi perpajakan merupakan nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa di tengah transformasi digital sektor publik.
“Dengan menguasai Coretax sejak dini, mahasiswa akan memiliki daya saing lebih tinggi dan dapat berkontribusi langsung dalam mendukung administrasi perpajakan yang modern, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung di laboratorium komputer. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin Tax Center Poltekbos dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang perpajakan.
Dengan adanya pelatihan ini, Politeknik Bosowa menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menyiapkan tenaga profesional perpajakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan regulasi.


