Poltekbos Ajak Siswa SMKN 3 Makassar Lihat Langsung Dunia Industri di Semen Bosowa
January 30, 2026
SMKN 3 Makassar Kunjungi Politeknik Bosowa, Intip Fasilitas Kampus hingga Info Beasiswa
January 30, 2026

Siswa SMKN 3 Makassar Rasakan Langsung Suasana Kerja di Pabrik Semen Bosowa

Puluhan siswa SMKN 3 Makassar mendapatkan pengalaman berbeda dari kegiatan belajar di kelas saat mereka diajak mengunjungi PT Semen Bosowa Maros dalam rangkaian campus tour yang difasilitasi oleh Politeknik Bosowa (Poltekbos), Kamis (29/1/2026).

Kunjungan ini memberi kesempatan bagi para siswa untuk melihat secara langsung bagaimana dunia industri bekerja, mulai dari penerapan keselamatan kerja hingga proses produksi di pabrik semen berskala besar.

Sebelum memasuki area produksi, para siswa terlebih dahulu mengikuti sesi safety induction. Dalam sesi tersebut, mereka dibekali pemahaman tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), penggunaan alat pelindung diri, serta tata tertib di lingkungan industri.

Dengan mengenakan alat pelindung diri, para siswa kemudian diajak berkeliling area pabrik. Mereka menyaksikan langsung aktivitas pekerja, alur produksi semen, hingga sistem kerja yang menuntut ketelitian dan kedisiplinan tinggi.

Bagi para siswa, kunjungan ini menjadi gambaran nyata tentang dunia kerja yang selama ini hanya mereka pelajari melalui buku dan praktik di sekolah. Banyak di antara mereka tampak serius menyimak penjelasan pemandu dan aktif mengajukan pertanyaan.

Marketing Poltekbos, Rahmat, menyampaikan bahwa pengalaman seperti ini penting agar siswa SMK memiliki bayangan jelas tentang lingkungan kerja yang akan mereka hadapi di masa depan.

“Kami ingin siswa merasakan langsung bagaimana dunia industri berjalan. Dengan begitu, mereka bisa lebih termotivasi untuk menyiapkan diri, baik dari sisi keterampilan maupun sikap kerja,” ujarnya.

Pihak SMKN 3 Makassar pun mengapresiasi kegiatan tersebut. Wakil Kepala Sekolah Mappa menilai kunjungan industri ini sangat membantu siswa dalam menghubungkan apa yang mereka pelajari di sekolah dengan realitas di lapangan.

“Melihat langsung suasana kerja di pabrik membuat siswa lebih memahami standar keselamatan dan profesionalisme yang dibutuhkan di dunia industri,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan siswa serta mendorong mereka untuk lebih siap melangkah ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan di jalur vokasi.