Program Poltekbos Goes to School berlanjut ke SMA Kristen Barana dengan pendekatan yang menekankan pentingnya kesadaran memilih masa depan. Kegiatan ini tidak hanya menyampaikan informasi penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga mengajak siswa untuk memahami arah pendidikan tinggi yang selaras dengan minat pribadi dan kebutuhan dunia industri.
Dalam sosialisasi tersebut, siswa diajak mengenali bagaimana perubahan dunia kerja menuntut lulusan yang tidak hanya berbekal ijazah, tetapi juga keterampilan dan pengalaman praktik. Tim Politeknik Bosowa memaparkan konsep pendidikan vokasi berbasis industri, pilihan program studi, serta gambaran peluang karier yang dapat diraih setelah lulus.
Marketing Politeknik Bosowa, Rachmat, menilai kunjungan ke SMA Kristen Barana sebagai langkah strategis dalam membantu siswa mengambil keputusan penting sejak dini.
“Kami ingin siswa SMA Kristen Barana memiliki referensi yang jelas sebelum menentukan pilihan kuliah. Politeknik Bosowa hadir dengan konsep pendidikan vokasi yang kuat, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri dan mempersiapkan lulusan siap kerja,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Bosowa berharap siswa SMA Kristen Barana semakin percaya diri dalam merancang masa depan pendidikan mereka, dengan memilih perguruan tinggi yang tidak hanya sesuai minat, tetapi juga memiliki relevansi tinggi dengan dunia kerja.



