Dosen dan Mahasiswa Politeknik Bosowa Diajar untuk Menulis “Sexy”


Senin, 2018-04-30 - 22:45:15 WIB

Untuk meningkatkan kompetensi menulis civitas akademika Politeknik Bosowa (Polibos), pada Rabu, 4 April 2018 diadakan Pelatihan Penulisan Berita yang mengusung tema “Menjaga Eksistensi dengan Menulis Berita.” Pelatihan ini diselenggarakan di Meeting Room Polibos, Jalan Kapasa Raya No. 23, Makassar.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Tim Marketing Politeknik Bosowa ini dihadiri oleh dosen, pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan mahasiswa Polibos. Menghadirkan Fachri Djaman, Redaktur Makassar Terkini sebagai pembicara, semua peserta antusias belajar menulis berita.

“Ada tiga jenis berita yang umum dimuat di media pemberitaan online, yaitu straight news, fitur news, dan investigation news,” ujar pria yang telah memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidang jurnalistik ini.

Lebih lanjut dikajelaskan oleh Fachri, straight news merupakan jenis berita yang mengusung tema seremonial seperti pelatihan dan seminar, fitur news menampilkan artikel, opini, atau liputan perjalanan, dan investigation news membahas tema politik atau investigasi kriminal.

Kegiatan-kegiatan yang sering diadakan Polibos dapat dimuat sebagai straight news. Saat ini yang diperlukan adalah membangun jaringan dengan berbagai media, khususnya media yang termasuk dalam jajaran media papan atas di wilayah Sulawesi Selatan untuk mencakup audiens yang tepat.

Semua jenis berita harus memuat tiga prinsip dasar penulisan berita, yaitu faktual, aktual, dan berimbang.

“Faktual berarti berdasarkan fakta, aktual berarti masih fresh dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, dan berimbang berarti tidak memihak pada pihak, kelompok, ras, atau agama tertentu,” ungkap alumni Universitas Hasanuddin ini.

Selain menerima materi mengenai penulisan berita, peserta juga melakukan praktik menulis berita dan langsung menerima review dari Fachri. Pelatihan ini merupakan yang pertama dilakukan di Politeknik Bosowa, sehingga seluruh peserta sangat antusias untuk menghasilkan berita yang “sexy” sebagaimana ditekankan oleh Fachri.

Dalam materi yang dibawakan, Fachri menjelaskan bahwa berita yang “sexy” merupakan berita yang memiliki daya tarik bagi pembaca, sehingga pada akhirnya akan mampu menarik para pemasang iklan. Berita yang “sexy”, baik dari segi konten maupun gaya penulisan memiliki peluang yang besar untuk dimuat di media.

“Sekali lirik headline, pembaca langsung mau klik dan baca beritanya,” pungkasnya.


Share Berita


Komentari Berita